Minggu, 18 Januari 2015

struktur pasar

Rizki Agustina Dwi Utami
          4EA25
        16211324    

 Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.
Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:
a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:
1) pasar tradisional 
2) pasar raya
3) pasar abstrak
4) pasar konkrit
5) toko swalayan
6) toko serba ada
b. Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa  macam di antaranya:
1) pasar ikan
2) pasar sayuran
3) pasar buah-buahan
4) pasar barang elektronik
5) pasar barang perhiasan
6) pasar bahan bangunan
7) bursa efek dan saham.
Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dankonsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.
Pengertian Struktur Pasar
 Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.
Biasanya dibagi kedalam beberapa jenis, yaitu
Ø      Pasar persaingan sempurna
Ø      Pasar persaingan tidak sempurna, yang biasanya ada beberapa jenis lagi diantaranya :
v    Pasar monopoli
       Pasar oligopoly
v    Pasar monopolistik
v    Pasar duopoly
Dari beberapa, jenis pasar diatas kami akan menjelaskanya satu persatu.
1. Pasar Persaingan Sempurna
Terjadi dimana, jumlah penjual dan pembeli yang banyak dengan produk yang bersifat homogen atau produk yang sama.
Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :
- Jumlah penjual dan pembeli banyak
- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
- Posisi tawar konsumen kuat
- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
- Sensitif terhadap perubahan harga
- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar
Aplikasi :
1. Produsen secara indivigual tidak dapat mempengaruhi harga
2. Harga ditentukan oleh pasar
3. Produsen sebagai price maker
4. Kurva sejajar sumbu horizontal
Dalam pasar persaingan sempurna, keputusan mengenai jumlah output perusahaan secara individual tidak bisa mempengaruhi tingkat harga, dan untuk keputusan mengenai penentuan harga, kurva permintaan menggambarkan secara horizontal, oleh karena itu harga dianggap konstan, berapapun output yang dihasilkan. Dengan demikian maka laba total akan didapat pada saat: MR = P = MC sepanjang P > AVC.
v       Contoh dalam kehidupan nyata adalah pasar ikan  di muara angke,ada banyak penjual yang menjual ikan dengan macam-macam jenis yang sama tapi tidak pernah sepi karena banyak konsumen yang datang untuk membeli ikan disitu karena mereka tahu untuk kualitas ikan di situ.
2. Pasar Monopoli
Terjadi dimana, ketika hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
Sifat-sifat pasar monopoli :
- Hanya terdapat satu penjual atau produsen
- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
- Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
- Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
- Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
- Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses
3. Pasar oligopoli 
suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Sifat-sifat pasar oligopoli :
- Harga produk yang dijual relatif sama
- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
- Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain
3. Pasar oligopoli 
suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Sifat-sifat pasar oligopoli :
- Harga produk yang dijual relatif sama
- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
- Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain
Jenis-jenis pasar Oligopoli 
Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu : 
1. Pasar oligopoli murni (pure oligopoly)
Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral dalam kemasan atau semen.
2. Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly)
Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki 
Produk-produk air mineral dalam kemasan merupakan salah satu contoh bentuk praktek pasar oligopoli murni, sebab produk yang ditawarkan merupakan barang yang bersifat identik.

4. Pasar monopolistik
Bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek/merupakan cirri dari produk masing-masing.
Sifat-sifat pasar monopolistik :
- Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
- Mirip dengan pasar persaingan sempurna
- Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
- Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
- Relatif mudah keluar masuk pasar. 
 5. Pasar Duopoli
Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.
Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
Studi Kasus
 Pada masa sekarang-sekarang banyak sekali bisnis-bisnis yang dijalankan oleh berbagai masyarakat. Contohnya saja adalah bisnis online shop, bisnis pulsa, dan lain sebagainya. Pada kali ini kami akan membahas mengenai bisnis pulsa elektrik. Bagi kita yang memulai usaha kecil-kecilan tentunya ada saja hambatan yang sering dialami oleh pelaku bisnis, tetapi dalam dunia usaha kiranya harus selalu memiliki gairah dan pikiran yang terbuka. Memiliki pikiran untuk selalu berfikir kreatif agar usaha kita semakin maju, sukses dan lancar. 
 Bisnis pulsa adalah sebuah peluang bisnis yang tidak akan pernah mati. Modal kecil proses tidak berbelit-belit bisa langsung buka counter pulsa dimana saja. Karena setiap orang pasti membutuhkan pulsa, baik untuk menelpon, sms, atau browsing. Hampir setiap orang memiliki handphone, bahkan lebih dari 1. Handphone pun bukan lagi disebut sebagai barang mewah melainkan sudah menjadi kebutuhan pribadi,baik anak kecil,pejabat,karyawan, mahasiswa, dan pedagang pun sudah memilkinya. Bisnis pulsa adalah sebuah peluang usaha yang real. Hanya dengan melakukan pendaftaran dan pengisisan deposit sebesar 50rb, sudah bisa untuk berjualan pulsa atau mengisi pulsa sendiri. Hasil yang diperoleh berbanding lurus dengan seberapa giat menjalankan bisnis pulsa ini. Jika aktif maka akan memperoleh hasil yang lebih cepat dan lebih besar. Tinggal pakai deposit yang Anda miliki kapan saja dan dimana saja 24 jam nonstop. Untuk menjalankan bisnis pulsa ini tidak dibutuhkan modal besar. Lakukan saja sebagai bisnis sambilan dalam mengisi waktu luang.
 Dari tahun ke tahun, pemilik handphone terus meningkat sementara harga hp sendiri justru semakin turun. Bisnis pulsa ini bisa jadi usaha sambilan. Keuntungannya :  tidak perlu repot cari counter pulsa, sekaligus dapat harga distributor pulsa yang jauh lebih murah.
 
lhttp://ganeshasatria01.blogspot.com/2013/06/struktur-pasar.html